Buaksib.com – Rapid test bukanlah satu-satunya rencana yang akan dijalani manajemen Arema FC pada Jumat (17/7/2020) ini. Klub yang punya nama julukan Singo Edan tersebut juga melakukan kegiatan sosialisasi renegosiasi kontrak untuk para pemainnya.

Arema FC Lakukan Nego Ulang Disaat Rapid Test Pertama
Sudarmaji, Media Officer Arema.

 

Sudarmaji, Media Officer Arema mengatakan jika para pemain dan pelatihnya juga mendapat sosialisasi tentang perubahan kontrak milik mereka. Hal itu dilakukan setelah para pemain melakukan rapid test.

“Tahapannya, mereka mempelajari. Tadi, draf kontrak dalam bentuk fisik sudah mereka pegang,” tutur Sudarmaji.

“Kami masih memberi mereka waktu untuk mempelajari. Kalau bisa sepekan ke depan untuk membahas dan memutuskan,” lanjutnya.

Menurutnya, ada alasan kenapa manajemen membuat keputusan untuk melakukan proses renegosiasi kontrak sejak saat ini. Kemudan, Sudarmaji juga menambahkan agar jika sudah mulai berlatih, para pemain tak perlu lagi memikirkan renegosiasi kontrak.

“Kami ingin mereka benar-benar fokus berlatih,” ucapnya.

Singo Edan sendiri melakukan rapid test tahap pertama pada, jumat (17/7/2020) siang kemarin. Kegiatan tersebut akan digelar di ‘Kandang Singa’, julukan kantor Arema FC.

Ditahap pertama, agenda ini akan diikuti oleh beberapa pemain seperti Dendi Santoso, Johan Ahmat Farisi, Dedik Setiawan, dan Hendro Siswanto. Sedangkan dari tim pelatih, hanya Mario Gomez dan Charis Yulianto yang tidak kelihatan.

Arema FC Beri Penjelasan Kepada Pemain

Selain itu, Sudarmaji juga mengatakan jika manajemen Arema FC juga sudah memberi penjelasan kepada para pemain dan pelatih tentang nego ulang kontrak tersebut. Menurut Sudarmaji, hal ini dilakukan guna mencegah perbedaan pendapat antara pemain dan pelatih.

“Kalau tidak dijelaskan, nanti ada miss pada pemahaman. Karenanya, perlu ada penjelasan soal implementasi SKEP PSSI No 53,” ungkap Sudarmaji.

“Nah, sekarang ada wujud fisiknya. Mereka tinggal membaca dan mempelajari,” ia melanjutkan.

Kemudian, Sudarmaji juga mengatakan jika proses ini belum menuju ke tahap penandatanganan kontrak. Semua pemain dan pelatih masih berada di tahap mempelajari penerapan kontrak.

“Namun, kalau tadi ada yang paham dan langsung tanda tangan, kami bersyukur,” ucap Sudarmaji.

“Menurut saya, ini kepentingan bersama. Bagaimana kita sama-sama mencari solusi,” ia menutup.