Buaksib.com – General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, bua suara terkait rencana naturalisasi lima pemain muda Brasil yang belakangan ini menjadi isu. Sang General Manager mengklaim jika wacana naturalisasi pemain muda tersebut adalah sebuah sindiran bagi kebijakan naturalisasi PSSI selama ini.

Arema FC Klaim Naturalisasi Pemain Muda Sindiran untuk PSSI
Ruddy Widodo.

 

“Selama ini, PSSI menaturalisasi pemain-pemain yang sudah memasuki usia senja di sepak bola. Nah, ini ada pemain-pemain muda. Jika ingin menaturalisasi, merekalah yang seharusnya dinaturalisasi,” ungkap Ruddy.

“Ini merupakan sebuah sentilan ke PSSI,” lanjutnya.

Menurutnya, ada beberapa kelebihan dengan melakukan naturalisasi pemain muda, bukannya malah melakukan hal itu saat sudah mulai berumur. General Manager Arema FC tersebut mengklaim jika masa bakti para pemain tersebut bersama timnas bisa lebih Panjang.

“Mereka kan bisa bermain untuk jangka panjang. Ada banyak kesempatan bagi mereka untuk memperkuat timnas,” lanjutnya.

Terakhir, muncul isu tentang datangnya beberapa pemain muda asing dari Brasil ke beberapa klub di Indonesia. Kemudian, muncul spekulasi jika lima pemain muda tersebut akan dinaturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-20 2021.

Lima pemain muda tersebut tersebar di tiga klub, Arema FC, Persija Jakarta, dan Madura United. Di Arema sendiri, ada sosok Hugo Grillo dan Pedro Bartolli.

Arema FC Tak Mau Ikut Campur

Kemudian, Ruddy Widodo menekankan jika Arema FC tak mau ikut campur dengan masalah ini meski dua pemainnya akan ikut dalam proyek naturalisasi PSSI. Menurutnya, Pedro dan Hugo didatangkan oleh pihak manajemen akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

“Sejak awal, kami ingin berinvestasi pada pemain asing berusia muda. Kami datangkan Pedro dan Hugo untuk tujuan tersebut,” ucap Ruddy.

“Jika nanti pada perjalanannya mereka dinaturalisasi, kami anggap ini bentuk dukungan Arema terhadap timnas. Namun, jika tidak pun tak masalah. Toh, tujuan awal mereka didatangkan adalah untuk kepentingan klub sendiri,” ia mengakhiri.