Buaksib.com – Mantan penjaga gawang Chelsea, Asmir Begovic, mengecam federasi sepak bola Eropa dan dunia terkait Kolapsnya Christian Eriksen saat memperkuat Denmark di Euro 2020. Pasalnya, FIFA dan UEFA terus menambah jumlah pertandingan.

Apakah Keserahakan UEFA dan FIFA Sebabkan Christian Eriksen Kolaps
Momen saat Eriksen Kolaps.

 

Timnas Denmark berhadapan dengan Finlandia pada laga pertama Grup B di Parken Stadium, Copenhagen, Minggu (12/6/2021). Eriksen jatuh hingga tak sadarkan diri menjelang babak pertama berakhir, laga sempat dihentikan pada saat itu.

Christian Eriksen kemudian langsung digotong ke rumah sakit untuk segera mendapat perawatan intensif. Beruntungnya, penyerang berusia 29 tahun tersebut akhirnya bisa melewati masa kritis dan sudah berada pada kondisi yang stabil.

Terkait Christian Eriksen, Begovic Mengecam

Perlu diketahu, pada Euro edisi 2020 lalu, jumlah kontestan bertambah menjadi 24. Kemudian, pada edisi 2020 ini, FIFA memutuskan untuk menggelar turnamen tersebut di banyak negara.

Begovic yang saat ini membela Bournemouth merasa sangat prihatin dengan nasib pemain yang terus dijadikan tumbal oleh FIFA dan UEFA. Dia memanfaatkan momen ini untuk mengungkapkan rasa marahnya.

“Kesehatan dan kesejahteraan para pemain telah lama diabaikan, akhirnya kali ini Christian Eriksen menjadi korban” ucap Begovic di akun Twitter pribadinya.

“Mendorong lebih banyak dan lebih banyak pertandingan ke periode yang lebih padat hanya akan menyebabkan lebih banyak masalah kesehatan bagi pemain. Kami berharap bahwa orang-orang yang berkuasa akan menyadari hal ini cepat atau lambat.” Imbuh Begovic.

Terakhir, Begovic juga sempat mengungkapkan, suatu hal. Masa liburan bagi para pemain adalah suatu hal yang sangat penting. Pasalnya, pemain yang mengikuti kompetisi di Eropa sudah melakoni sangat banyak pertandingan di sepanjang musim, salah satunya Christian Eriksen.

“Tekanan para pemain sangat signifikan dan dari Januari 2020 hingga Juni 2021 para pemain Eropa memainkan banyak pertandingan tanpa membuat liburan musim panas yang sesungguhnya.” pungkas Begovic.