Buaksib.com – Penyerang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengungkapkan emosi dengan cara membanting ban kapten setelah berhadapan dengan Serbia. Hal itu lalu menjadi perhatian dan kemudian dikaitkan dengan status sang penyerang sebagai kapten Timnas Portugal.

Cristiano Ronaldo Marah: Seluruh Portugal Dirugikan!
Cristiano Ronaldo saat meluapkan emosi di laga Serbia vs Portugal.

 

Portugal sendiri berhadapan dengan Serbia di pertandingan kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertandingan yang digelar di Stadion Rajko Mitic tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.

Timnas Portugal sendiri seharusnya punya peluang bagus di menit akhir pertandingan. Portugal mengklaim gol lewat kaki Cristiano Ronaldo yang akhirnya dibuang oleh pemain Serbia. Sang kapten melakukan protes keras sehingga diganjar kartu kuning.

Rasa marah Ronaldo masih belum berakhir usai dihukum kartu kuning. Pada saat masuk ke lorong stadion usai pertandingan, dia masih terlihat marah. Sang penyerang lalu membanting ban kapten yang dia gunakan sambil berjalan.

Sang pelatih, Fernando Santos, mengungkapkan jika reaksi Cristiano Ronaldo sangat bisa dimaklumi. Bahkan, Santos memastikan jika CR7 tidak akan dicopot dari kapten meski mendapat banyak kritik.

“Itu hanya sebuah momen frustasi. Cristiano Ronaldo akan tetap menjadi kapten. Ronaldo adalah teladan bagi semua orang,” tutur Santos dilansir dari Football Italia.

“Jika Ronaldo telah menyinggung pelatih atau rekan satu timnya, kami akan memikirkan itu [mencopot jabatan kapten], tapi itu tidak terjadi,” lanjut juru racik 66 tahun itu.

Ambisi Cristiano Ronaldo

Sang kapten sangat bisa memahami amarah yang dirasakan Ronaldo karena golnya dianulir. Pasalnya, Santos sangat tahu jika Ronaldo adalah pemain yang sangat kompetitif. Dia ingin selalu meraih kemenangan.

“Ronaldo selalu ingin menang, dan dia sangat frustasi. Ronaldo memberikan segalanya untuk tim nasional Portugal,” seru Santos.

Cristiano Ronaldo juga sudah memberikan respon dari aksi yang dilakukannya. Baginya, membela tim nasional adalah sebuah kehormatan. Dia merasa sangat dirugikan karena golnya tidak diakui wasit.