Buaksib.com – Inter Milan gagal mendapat tiket ke babak 16 besar Liga Champions musim ini setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Shakhtar Donetsk. Hasil tersebut membuat pelatih Nerazurri, Antonio Conte terlihat kesal ketika menjawab pertanyaan jurnalis selepas pertandingan.

Antonio Conte Inter Milan
Manajer Inter Milan, Antonio Conte

 

Di matchday terakhir fase grup, Inter Milan dituntut untuk menang supaya bisa lolos ke babak 16 besar. Namun, mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 ketika menjamu Shakhtar Donetsk di Guiseppe Meazza, Kamis (10/12) dini hari WIB.

Hasil tersebut membuat Inter Milan gagal melaju ke fase knockout. Tidak hanya itu, mereka juga tidak berhak berlaga di Liga Europa musim ini karena finish di posisi paling buncit dengan koleksi enam poin.

Tiket ke Liga Europa berhasil diraih oleh Shakhtar Donetsk yang menempati posisi ketiga. Sementara itu, dua tiket babak 16 besar Liga Champions berhasil diamankan oleh Real Madrid dan Borussia Monchengladbach.

Inter Milan Tak Kekurangan Tekad

Selepas pertandingan, Antonio Conte terlihat ‘sewot’ ketika ditanya jurnalis apakah timnya kekurangan tekad sehingga sulit mencetak gol dan meraih kemenangan. Pelatih asal Italia tersebut tidak setuju jika timnya disebut tidak memiliki tekad untuk memenangkan pertandingan.

“Saya tidak setuju dengan penilaian tersebut. Tim ini melakukan semua yang bisa mereka lakukan,” kata Conte dikutip situs resmi klub.

“Tidak masuk akal rasanya bahwa kami tidak mampu mencetak satu gol pun walaupun mendominasi Shakhtar selama 180 menit. Para pemain tidak kekurangan tekad, mereka memberikan segala yang mereka miliki.”

Antonio Conte menegaskan bahwa timnya memiliki cukup banyak peluang pada pertandingan ini. Namun, kiper lawan bermain sangat bagus pada laga tersebut.

“Kami memiliki beberapa peluang, mereka bermain dengan bagus serta dinaungi keberuntungan. Penjaga gawang mereka merupakan terbaik di lapangan,” tandasnya.

Kiprah Inter Milan di Liga Champions musim ini memang bisa dikatakan sangat mengecewakan. Mereka hanya meraih enam poin, hasil dari satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kali menelan kekalahan. Padahal, sebelumnya mereka dan Real Madrid adalah dua tim yang diunggulkan untuk bisa lolos ke fase knockout.