Buaksib.com – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, baru saja mengantarkan timnya masuk ke babak final Coppa Italia musim 2020/2021. Disisi lain, sang pelatih menilai jika menjadi pelatih tidak akan semudah jika masih menjadi pemain.

Andrea Pirlo Setelah Juventus Menang: Jadi Pemain Lebih Mudah
Andrea Pirlo.

 

Si Nyonya Tua menaklukkan Inter Milan di babak semifinal Coppa Italia. Pada laga leg kedua Coppa Italia yang digelar pada, Rabu (10/2/2021) di Allianz Stadium, pertandingan berakhir skor imbang 0-0.

Hasil imbang sudah cukup untuk membawa Juventus masuk ke babak final. Pasalnya, tim anak asuh Andrea Pirlo tersebut menang dengan skor 2-1 di laga leg pertama di kandang Inter Milan. Maka dari itu, Juve unggul agregat dari Nerazzurri.

Tak Mudah Latih Juventus

Sang pelatih sendiri merasa senang dengan apa yang sudah diraih timnya hingga saat ini. Pasalnya, di awal musim, banyak pihak yang merasa ragu dengan kemampuannya karena status debut dan belum pernah melatih tim besar manapun.

“Sebagai debutan, itu adalah rencana saya untuk menjadi juara Supercoppa, mencapai final Coppa Italia, dan menembus babak 16 Besar Liga Champions,” tutur Andrea Pirlo pada Rai1.

Namun perlu dicatat, Andrea Pirlo masih belum bisa merasa jika tugasnya sudah selesai. Menjabat sebagai arsitek, Andrea Pirlo tak punya banyak waktu untuk bersantai-santai. Dia harus mempersiapkan banyak hal untuk perjalanan Juventus di musim ini.

“Lebih mudah jadi pemain, itu berakhir setelah laga usai,” ucap Pirlo.

“Sebagai pelatih, Anda harus segera memikirkan laga selanjutnya. Anda harus memikirkan isi kepala 30 orang yang berbeda. Kami belum meraih apa pun. Sekarang istirahat dan memikirkan hari Sabtu,” jelas Pirlo.

Pada saat ini, banyak pihak yang sudah mulai mengakui kemampuan Pirlo sebagai pelatih. Malahan, saat ini mulai banyak yang membandingkan dengan Massimiliano Allegri yang pernah berhasil menangani Juventus dan AC Milan.

“Saya senang mendengar itu,” tutur Pirlo.

“Jika saya meraih gelar apa yang sudah dia raih, Anda juga bisa memanggil saya Allegrian. Setiap laga berbeda dan kami harus menyiapkannya dengan cara berbeda,” tandasnya.