Buaksib.com – Mantan gelandang Manchester United, Marouane Fellaini, memberikan pendapat terkait buruknya performa Setan Merah musim ini. Menurutnya, Solskjaer justru menciptakan masalah baru bagi dirinya sendiri dengan mengandalkan pemain muda.

Andalkan pemain muda justru membawa masalah bagi Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer

 

Seperti diketahui, Ole Gunnar Solskjaer banyak melepas pemain berpengalaman pada bursa transfer musim panas 2019 lalu. Namun, pelatih asal Norwegia tersebut tidak mendatangkan pengganti yang sepadan. Solskjaer melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan. Selain dua pemain tersebut, pria berusia 46 tahun itu juga melepas Chris Smalling dan Ander Herrera.

Mantan manajer Cardiff City tersebut justru memberikan kepercayaan besar kepada sederet pemain muda. Ia mengandalkan Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood untuk menjadi tumpuan dalam urusan mencetak gol.

Hasilnya, produktivitas gol mereka menurun drastis dan baru memenangi dua laga dari delapan pertandingan di Premier League. Setan Merah pun harus tercecer di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan sembilan poin.

Solskjaer Kesulitan

Marouane Fellaini adalah salah satu pemain berpengalaman yang harus meninggalkan Old Trafford sejak Solskjaer mengambil alih kursi kepelatihan. Menurut pemain berambut keriting tersebut, Solskjaer justru menghadapi masalah karena terlalu banyak melepas pemain berpengalaman.

“Para pemain yang pergi adalah pemain berpengalaman. Jadi, pelatih memutuskan dia tidak membutuhkan mereka –itu pilihan pelatih,” kata Fellaini kepada Telegraph.

“Dia memutuskan tidak membutuhkan Sanchez atau Lukaku. Itu masalahnya. Dia memiliki pemain sendiri sekarang, jadi dia harus menghadapinya.”

Sejak kedatangan Solskjaer, Fellaini merasa bahwa dirinya sudah tidak dibutuhkan di Manchester United. Oleh sebab itu, ia memilih untuk melanjutkan karirnya di China bersama Shandong Luneng. Kendati harus meninggalkan salah satu klub besar Eropa, Fellaini mengaku bahwa dirinya tidak menyesali keputusan tersebut.

“Dia [Solskjaer] tidak berbicara dengan saya apakah saya akan bermain atau tidak. Saya menandatangani kontrak baru selama dua tahun, salah satu manajer terbaik di dunia ingin saya tetap tinggal,” lanjutnya.

“Tetapi setelah itu, ketika seorang manajer baru datang dan saya tidak dalam rencananya, tentu saja sudah waktunya bagi saya untuk pergi dan saya tidak menyesal sama sekali.”

Sebelum kehadiran Solskjaer, Fellaini memang cukup menjadi andalan bagi Manchester United di era Jose Mourinho. Ia menjadi salah satu pemain vital bagi United setelah didatangkan oleh David Moyes dari Everton.