Buaksib.com – Penampilan Kepa Arrizabalaga di bawah mistar gawang Chelsea memang menjadi sorotan sebelum Premier League ditunda akibat pandemi virus Corona. Sang kiper kemudian memberikan alasan yang membuat performanya menurun dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyebut bahwa dirinya kewalahan menghadapi jadwal pertandingan yang terlalu padat.

Alibi Kepa Arrizabalaga yang Buat Performanya Menurun
Kepa Arrizabalaga

 

Kepa Arrizabalaga dianggap sebagai salah satu kiper terbaik dunia saat ini. Bahkan, ia menyandang status sebagai kiper termahal dunia setelah Chelsea menebusnya dengan mahar 72 juta Pounds dari Atletic Bilbao.

Namun, performanya cenderung inkonsisten, terutama dalam beberapa bulan terakhir. Alhasil, Frank Lampard selaku pelatih The Blues sempat mencadangkan kiper asal Spanyol tersebut. Bahkan, ada rumor yang menyebut bahwa Kepa akan dilepas di musim panas ini.

Sejumlah nama kiper pun kini dikaitkan dengan Chelsea. Di antaranya adalah Dean Henderson (Sheffield United), Gianluigi Donnarumma (AC Milan), hingga Manue Nuer (Bayern Munchen).

Pernyataan Kepa Arrizabalaga

Kepa Arrizabalaga kemudian angkat bicara soal masa-masa sulitnya di Chelsea itu. Ia bahkan mengakui bahwa performanya memang menurun. Alasan penurunan performanya karena ia kewalahan menghadapi padatnya jadwal pertandingan. Namun, pada akhirnya ia bisa kembali lagi ke level terbaiknya dengan kerja ekstra keras di balik layar.

“Kami bermain 50 atau 60 pertandingan setahun dan sulit untuk tetap di level yang sama,” dalihnya kepada Marca.

“Yang penting adalah menjadi sangat jelas tentang tujuan, untuk bekerja dan meningkatkan segalanya. Mungkin ada hambatan di sepanjang jalan, tetapi ketika Anda memiliki tujuan yang jelas, itu lebih mudah,” serunya.

“Satu-satunya hal yang dapat dilakukan, dalam kasus ini, adalah mengambilnya secara profesional, hormat dan bekerja lebih keras untuk memutarnya,” terang Kepa Arrizabalaga.

Saat ini kompetisi Premier League masih ditunda karena pandemi virus Corona. Belum ada kejelasan terkait kapan kompetisi akan kembali dilanjutkan. Sementara itu, kompetisi di Belgia, Prancis, dan Belanda sudah resmi dihentikan. Tapi, ada kabar bahwa kompetisi di Inggris bisa dilanjutkan lagi pada bulan Juni meski tanpa penonton.

“Sulit untuk berbicara tentang tanggal [kapan liga bisa dimulai lagi], para pemain tidak bisa mengendalikan itu. Di Jerman, terlihat bahwa tim-tim sudah berlatih bersama, di Prancis telah dihentikan.”

“Kami sedang menunggu dan akan diputuskan dengan mempertimbangkan kesehatan semua orang. Jika Premier [League] segera kembali, itu akan menjadi pertanda baik bahwa pandemi sedang dikendalikan,” pungkas Kepa Arrizabalaga.