Buaksib.com – Manajer Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tak membawa winger Persija Jakarta, Osvaldo Haay, ke laga kontra Taiwan di babak Play-off Kualifikasi Piala AFC. Perlu diketahui, selama ini, sang winger selalu dipanggil olehnya.

Alasan Kenapa Shin Tae-yong Tak Bawa Osvaldo Haay
Osvaldo Haay.

 

Untuk mengisi posisi sayap, Tae-yong lebih memilih Adam Alis Setyano, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Rmai Rumakiek, Yabes Roni, dan Irfan Jaya daripada Osvaldo.

Alasan Shin Tae-yong tak memanggil Osvaldo Haay sendiri bukan karena performa tak konsisten di awal musim BRI Liga 1 2021/2022 atau karena cedera. Namun, factor kedisiplinan yang dimiliki yang menyebabkan sang pelatih tak memanggilnya.

“Saat ini saya tidak memanggil lagi Osvaldo karena dia tidak mau bergabung saat pemusatan latihan yang dimulai tanggal 19 September lalu. Dia bilang sakit, namun tidak ada pemberitahuan ke saya,” ucap Shin Tae-yong, dikutip dari situs resmi PSSI.

“Pemain harus memiliki tanggung jawab dan disiplin tinggi. Apalagi ini pemanggilan timnas Indonesia,” sambungnya.

Baginya, skill atau kemampuan Teknik bukanlah tolak ukur utama untuk menentukan pemain yang akan dia panggil. Menurutnya, ada hal lain yang juga tak kalah penting yakni kedisiplinan dan kerja keras.

Shin Tae-yong juga mengharuskan para pemain untuk memiliki tanggung jawab. Apalagi bermain untuk timnas bisa dibilang adalah menjalankan tugas negara.

“Sebagai pelatih Timnas Indonesia, saya ingin pemain, selain kerja keras juga harus memiliki rasa tanggung jawab yang besar, disiplin, dan sikap yang baik. Kalau pemain tidak bisa begitu, saya yakin pemain tidak akan berkembang lebih baik,” jelasnya.

Shin Tae-yong Pelatih yang Tegas

Sejak menangani Timnas Indonesia pada Desember 2019 lalu, sang pelatih dikenal sebagai pelatih yang memiliki karakter yang tegas dan disiplin. Dia tak perlu waktu lama untuk mencoret pemain jika sampai melakukan pelanggaran indispiliner.

Shin Tae-yong juga mengingatkan kepada para pemain jika membela timnas adalah sebuah pengabdian kepada negara. Menurutnya, jika negara memanggil, maka tidak ada satupun alasan untuk menolaknya.

“Saya mau tegaskan kalau pemain dipanggil dan menjadi pemain timnas harus melakukan pengorbanan diri terhadap negara,”

“Jadi kalau tidak ada hati dan sikap seperti itu, tidak usah datang ke pemusatan latihan. Tolong kerjasamanya untuk mengembangkan sepak bola Indonesia,” imbuhnya.