Buaksib.com – Ada pemandangan ‘janggal’ saat Manchester City menghadapi Liverpool di semifinal FA Cup, Sabtu (16/04) malam WIB. Pep Guardiola tidak memasukkan nama pemain andalannya, Kevin De Bruyne ke dalam starting eleven skuat The Citizens.

Kevin De Bruyne
Kevin De Bruyne

 

Pemandangan ganjil lainnya juga terlihat dari formasi yang diusung manajer asal Spanyol tersebut. Manchester City cukup akrab dengan formasi 4-3-3, namun dalam duel yang diselenggarakan di Wembley Stadium itu, Pep menggunakan formasi 4-2-3-1.

Ketidakhadiran De Bruyne dan strategi yang ‘berbeda’ membuat Manchester City menjadi bulan-bulanan Liverpool di babak pertama. Gawang mereka yang dikawal Zack Steffen dibobol tiga kali oleh Ibrahima Konate dan Sadio Mane. Situasi baru menjadi lebih baik di babak kedua setelah Jack Grealish memperkecil kedudukan menjadi 1-3 lewat golnya di menit ke-47. Gol kedua City dicetak oleh Bernardo Silva, namun gol itu tercipta di injury time sehingga sudah cukup terlambat.

Alasan City Cadangkan De Bruyne

Pertandingan tersebut berakhir dengan kedudukan 2-3 untuk kemenangan Liverpool. Kevin De Bruyne menyaksikan duel sengit itu dari bangku cadangan hingga akhir pertandingan. Pemandangan ini tentu menjadi pertanyaan di benak banyak orang. Mengapa ia tidak dimainkan di duel krusial seperti semifinal FA Cup ini? Berikut penjelasan Josep Guardiola selaku manajer City.

“Dia [De Bruyne] masih memiliki empat jahitan di kaki kanannya ketika menendang bola. Dia bisa berjalan atau berlari, tapi bola akan mengganggunya. Jika bermain dan membuka dua atau tiga jahitan, mungkin kami akan kehilangannya lebih lama.”

“Tentu saja, Kevin senang dengan kondisinya dan bisa bermain mungkin sejak menit awal kalau merasa fit, atau di babak kedua. Tapi saya tidak ingin mengambil risiko kehilangan dia,” ujar Guardiola di situs resmi klub.

Mendengar penjelasan Guardiola, memang sudah sewajarnya ia mengistirahatkan Kevin De Bruyne. Pasalnya City baru saja melalui tiga pertandingan berat dalam dua pekan terakhir, yakni mengadapi Liverpool (EPL) dan dua kali melawan Atletico Madrid (UCL).

Pemain asal Belgia itu tampil gemilang dalam tiga pertandingan itu dan sukses mengemas dua gol. Salah satunya bahkan membuat City menyingkirkan Atletico Madrid untuk melaju ke semifinal Liga Champions.

“Itulah mengapa saya mengambil keputusan itu. Ketika Anda telah bermain di banyak pertandingan berat, situasi ini bisa saja terjadi,” tambah Guardiola.

Setelah menghadapi Liverpool di FA Cup, Manchester City akan kembali beraksi di Premier League dengan menghadapi Brighton. Pertandingan tersebut akan digelar pada Kamis (21/04) dini hari WIB di Etihad Stadium. Belum ada konfirmasi apakah Kevin De Bruyne akan dimainkan pada laga ini atau tidak.