Buaksib.com – Manajer pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengatakan jika dirinya merasa sangat senang melihat timnya menang saat menghadapi Bologna dini hari tadi. Sang pelatih mengatakan jika tim asuhannya tersebut pada saat ini mulai menyatu Kembali menemukan jati dirinya.

Hasil Serie A Italia AC Milan 5 – Bologna
Pemain AC Milan sedang melakukan selebrasi pada laga kontra Bologna.

 

Dini hari tadi, AC Milan menjamu Bologna di markasnya, San Siro. Kedua tim bertanding untuk memperebutkan tiga poin pada pertandingan pekan ke-34 Serie A musim 2019/2020.

Pada pertandingan tersebut, Rossoneri berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas tim tamu. Mereka mampu membantai Bologna dengan skor akhir yang sangat meyakinkan, 5-1.

Stefano Pioli mengaku jika dirinya merasa sangat senang melihat kemenangan yang diperoleh oleh timnya. “Tim ini sudah mulai menikmati permainan mereka, dan anda bisa melihat itu dari cara para pemain kami berlatih dan juga saat bertanding,” tutur Pioli pada DAZN.

Kerja Keras AC Milan

Stefano Pioli kemudian menegaskan jika kemenangan besar yang diraih oleh timnya bukanlah sebuah kebetulan atau keberuntungan. Dia mengatakan jika para pemainnya bekerja sangat keras sehingga mereka bisa meraih kemenangan dipertandingan tersebut.

“Bologna sebenarnya adalah tim yang tangguh. Jadi ketika kami bisa menunjukkan performa seperti ini menunjukkan bahwa kami percaya pada permainan kami. Kami memang belum mencapai target yang kami inginkan, jadi kami harus tetap fokus.”

“Kami bekerja sangat baik selama lockdown, dan itu semua berkat usaha dari para pemain kami. Namun mentalitas yang menjadi pembeda bagi kami saat ini. Kami adalah sebuah tim sekarang, dan kami percaya dengan apa yang kami kerjakan dan itu membuat segalanya menjadi lebih baik.” Imbuh Pioli.

Pioli juga mengatakan jika pada saat ini terlihat perkembangan positif sedang berada di skuat AC Milan. Dia yakin meski perlahan namun pasti, Milan sudah mulai menunjukan jika mereka bisa Kembali menjadi tim yang ditakuti dikancah Italia.

“Sebelumnya kami memang tidak bisa mengalahkan tim-tim yang berada di atas peringkat kami. Namun kami berhasil mengalahkan Lazio dan Juventus, sehingga ini adalah sinyal bahwa kami sudah berkembang.”

“Saya merasa bahwa salah satu laga yang menjadi pembeda adalah partai semifinal Coppa Italia. Kami bermain dengan 10 pemain hampir di seluruh laga, namun kami tetap berdeterminasi dan fokus dan membuat kami tersadar bahwa kami bisa mengalahkan Juventus jika situasinya 11 vs 11.” pungkasnya.