Buaksib.com – Timnas Indonesia pada saat ini sedang sangat waspada menunggu kepastian kompetisi-kompetisi yang mereka ikuti. Salah satu sebabnya adalah karena bertambahnya lagi kasus positif virus Corona di Asia Tenggara.

TC Virtual ala Shin Tae-yong yang Disukai Pemain Timnas Indonesia U19 PSSI
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan.

 

Rasa was-was tersebut muncul usai ditemukannya Kembali kasus baru di Vietnam pada 26 Juli kemarin. Pemerintah sendiri mengkonfirmasi kasus baru yang dialami oleh pria yang sudah berusia 57 tahun dipastikan positif Covid-19.

Kasus tersebut menjadi yang pertama selama tiga bulan terakhir setelah Vietnam mendeklarasikan diri sudah bebas dari pandemi virus Corona. Asosiasi Sepak Bola Profesional Vietnam (VPF) langsung bergerak cepat untuk menghentikan V-League atas saran pemerintah.

Dengan alasan keamana, asosiasi memilih untuk menghentikan kompetisi hingga waktu yang belum ditentukan. Dengan munculnya kasus baru tersebut menjadi bukti nyata ancaman gelombang kedua virus Corona.

Kondisi tersebut sudah pasti mengakibatkan beberapa agenda sepakbola di Asia Tenggara hingga Asia menjadi belum jelas. Maka dari itu, Timnas Indonesia juga khawatir dengan kepastian agenda kompetisi internasional mereka.

Timnas Indonesia

Kemungkinan Agenda Timnas Indonesia Ditunda

Agenda yang paling mungkin untuk ditunda adalah Piala AFF 2020. Ditambah lagi, turnamen antar negara ASEAN tersebut digelar dengan format kandang dan tandang.

Itu berarti, pertandingan akan digelar disemua negara peserta Piala AFF. Hal ini pastinya akan sangat rentan menjadikan ajang Piala AFF sebagai kluster baru penyebaran Covid-19.

Contohnya, Indonesia sendiri hingga saat ini, 28 Juli 2020 masih terus berjuang keluar dari pandemi ini. Bahkan, masih belum ada tanda-tanda kasus positif mulai menurun.

Timnas Indonesia

Penambahan kasus mencapai 1525 kasus membuat Indonesia menembus angka 102051 kasus. Indonesia sendiri sudah menyamai kasus baru di Filipina yang stabil di angka 1500an per hari.

Jika tetap ingin menggelar ajang Piala AFF 2020 sesuai jadwal, solusi paling bagus adalah bermain di tuan rumah yang paling ideal. Jika melihat kasus-kasus yang ada, Vietnam adalah tempat yang paling logis karena minimnya kasus virus Corona.

“Pencegahan COVID-19 di setiap negara adalah faktor utama jika ditugaskan untuk menjadi tuan rumah. Saat ini, Vietnam bisa dikatakan telah berhasil mengendalikan COVID-19. Kami memiliki peluang besar untuk menyelenggarakan Piala AFF 2020,” ucap Sekjen VFF, Le Hoai Anh, beberapa waktu lalu.