Buaksib.com – Bek AC Milan, Alessandro Florenzi, mengatakan jika timnya memiliki target untuk meraih gelar Serie A lagi di musim 2022/2023 mendatang.

Hajar Hellas Verona, Florenzi Ingin AC Milan Jangan Terlena

 

Selama dua musim terakhir, tim anak asuh Stefano Pioli tersebut mengalami peningkatan yang cukup pesat.  Pada awalnya, mereka berhasil meraih tiket ke ajang Eropa bergengsi, Liga Champions.

Selain itu, mereka juga berhasil finish sebagai runner up di musim 2020/2021. Di musim selanjutnya, prestasi AC Milan berhasil meningkatkan performanya.

Mereka berhasil meraih gelar scudetto di musim 2021/2022 lalu. Gelar tersebut terakhir kali mereka raih yakni pada tahun 2011 lalu.

AC Milan Ingin Kembali Raih Scudetto

Di musim panas ini, Rossoneri Kembali aktif merekrut pemain-pemain baru. Akan tetapi, begitu juga dengan lawan-lawan mereka di ajang Serie A.

Katakanlah, Inter Milan berhasil merekrut Romelu Lukaku. Kemudian, Juventus juga berhasil Kembali memulangkan Paul Pogba.

Persaingan untuk meraih juara memang akan menjadi sangat berat. Akan tetapi, Alessandro Florenzi menegaskan jika AC Milan bertekad untuk Kembali memenangkan gelar Serie A lagi.

“Begitu banyak tim telah meningkat, kami pantas menang tahun lalu dan kami ingin mengulanginya. Itu tidak akan mudah, semua orang akan bermain sebaik mungkin untuk mengalahkan juara bertahan,” tegasnya kepada Sky Sports Italia.

Namun, Alessandro Florenzi dengan cepat memberi peringatan untuk Milan agar mereka tidak merasa jemawa. Hal itu dirasa bisa membuat semua hal menjadi berantakan.

Florenzi menambahkan, AC Milan harus berjalan perlahan selangkah demi selangkah. Sama seperti yang mereka lakukan di musim lalu.

“Kita tidak boleh membuat prediksi, kalau tidak kita tidak akan kemana-mana. Kami akan mulai dengan Udinese, lalu memikirkan pertandingan satu per satu,” seru Florenzi.

Florenzi lalu ditanya apa alasan Milan kenapa bisa meraih gelar juara di musim 2021/2022 lalu. Dia mengatakan, sebenarnya alasan yang dimiliki cukup sederhana.

Para pemain dan pelatih mempunyai visi yang sama. Mereka juga bekerja sama untuk meraih target yang diincar. “Ada semangat tim, 26 pemain mendorong di sisi yang sama, kami bukan yang terkuat tetapi yang terkuat tidak selalu menang. Semuanya berjalan dengan baik, kami mengatasi kesulitan bersama-sama,” jelas Florenzi.