Buaksib.com – Salah satu raksasa Serie A, AC Milan, dilaporkan mulai merasa bimbang untuk mempermanenkan Brahim Diaz dari Real Madrid. Pasalnya, harga yang dipatok untuk Brahim dinilai terlalu tinggi.

Brahim Diaz, Pemain No 10 Baru AC Milan yang Tampil Mengagumkan
Brahim Diaz melakukan selebrasi.

 

Diaz sendiri menjalani peminjaman bersama Rossoneri di musim kemarin, penampilannya ternyata cukup memenuhi ekspektasi mereka.

AC Milan lalu Kembali meminjam jasa Brahim Diaz lagi. Kali ini mereka meminjam jasa Diaz dengan durasi lebih lama lagi yaitu dua tahun.

Akan tetapi, mereka memiliki opsi untuk mempermanenkan jasa pemain berumur 22 tahun tersebut. Kabarnya, jika ingin menggunakan opsi tersebut, Rossoneri harus menebusnya dengan harga 22 juta euro.

AC Milan Merasa Ragu

Di musim ini, Brahim Diaz lebih sering mendapatkan kesempatan bermain di lini tengah Milan. Hal ini karena perginya Hakan Calhanoglu dari San Siro. Mereka berhasil gagal mendatangkan penggantinya, sehingga mereka diklaim ingin mempermanenkan Diaz.

Akan tetapi, saat ini AC milan dikabarkan ragu untuk mempermanenkannya. Laporan ini diungkapkan oleh Calciomercato.

Mereka mengabarkan, keraguan Rossonri disebabkan karena harga sang pemain yang dinilai terlalu mahal. Disisi lain, Diaz sendiri berharap bisa terus bertahan di skuat Milan.

Dia ingin bermain untuk waktu yang cukup lama. Namun hal ini dengan catatan bisa menampilkan performa yang solid untuk meyakinkan AC Milan agar siap menebusnya tanpa ragu.

Mantan gelandang Lazio dan Parma, Marco Parolo, sebelumnya sempat memberi kritik kepada Brahim Diaz. Kritikan itu dia ungkapkan kepada Diaz setelah melihatnya bertanding di laga kontra Torino vs Milan.

Dia mengatakan jika Brahim harusnya bisa bermain lebih baik di beberapa kesempatan. Parolo juga megnatakan AC Milan semestinya mencari gelandang serang yang lebih ideal.

“Ia terlalu ringan. Ia bisa saja lebih tajam dalam beberapa situasi,” ungkapnya yang dikutip dari Milannews.

“Yang kurang dari Milan adalah gelandang serang yang menentukan. Di situlah Milan yang kurang saat ini,” lanjut Parolo.