Buaksib.com – Ada informasi yang baru terkuak perihal kontrak Stefano Pioli di AC Milan. Pelatih yang kini berusia 54 tahun tersebut dikabarkan akan dipecat jika gagal mengantarkan Rossoneri lolos ke Liga Champions musim ini.

AC Milan akan Pecat Stefano Pioli di Akhir Musim
Stefano Pioli, pelatih AC Milan.

 

Sang pelatih sebenarnya masih bisa dibilang baru menjabat sebagai pelatih AC Milan. Dia menjabat sebagai pelatih tim berjuluk Rossoneri tersebut pada bulan Oktober lalu untuk menggantikan Marco Giampaolo.

Eks pelatih Inter Milan tersebut sejatinya mendapat kontrak yang cukup Panjang di San Siro. Dia diketahui terikat kontrak hingga musim panas tahun 2021 yang akan datang.

Calciomercato mengabarkan jika masa jabatannya di AC Milan bisa jadi berakhir lebih cepat. Dia sendiri bahkan berpotensi akan dipecat musim panas nanti.

AC Milan Wajib Lolos Liga Champions

Menurut kabar tersebut, Stefano Pioli juga sepakat dengan sebuah klausul jika dia wajib membawa Rossoneri lolos ke Liga Champions.

Jika mengingat Milan tak mengikuti ajang Liga Europa, mereka hanya bisa lolos lewat jalur Serie A. mereka kini duduk diperingkat ke-10 dan terpaut 10 poin dari Atalanta yang kini duduk diperingkat keempat.

Menurut informasi tersebut juga diketahui jika AC Milan mengklaim jika mereka sudah menyiapkan nama yang akan menggantikan kedudukan Pioli.

Manajemen Milan sendiri sudah sempat menghubungi Ralf Rangnick. Eks pelatih RB Leibzig tersebut dikabarkan menjadi prioritas pertama pengganti Stefano Pioli.

Meski belum sampai kata sepakat, akan tetapi Rangnick dikabarkan cukup tertarik untuk melatih AC Milan. Maka dari itu, pihak Rossoneri tak harus pusing untuk mencari pengganti sang pelatih.

Akhir pekan kemarin, AC Milan harus kalah dengan menyakitkan. Mereka takluk pada laga bertajuk Derby della Madonnina kontra Inter Milan dengan skor 4-2.

Stefano Pioli Marah

Selain itu, Pioli juga sempat marah setelah timnya ditaklukan oleh rival satu kotanya. Setelah bertanding, dia mengaku sempat emosi kepada anak asuhnya.

Sebab, dia merasa ada beberapa pemain yang tak disiplin menjalankan tugasnya, terlebih saat situasi bertahan. Akibatnya, Inter berhasil mencetak gol balasan dengan begitu mudahnya.

“Saya marah dengan para pemain saya, karena kami memiliki beberapa tugas defensif dalam situasi itu dan saat kami melepaskannya, kami dihukum,” ungkapnya pada Sky Sport Italia.

“Sangat disayangkan, karena kami memegang kendali dan mengalahkan tim yang kuat, membuatnya tampak seperti tidak pernah ada jarak 19 poin di antara kami. Kami memiliki tugas defensif dan kami tidak melakukannya,” tandas Pioli.